Komik Strip Untuk Umum (Kostum) ala Haryadi - IMedia9 - Connecting Inspiration

Breaking

Tuesday, July 24, 2018

Komik Strip Untuk Umum (Kostum) ala Haryadi


Haryadhi lebih dikenal banyak orang sebagai komikus dari “KOSTUM (komik strip untuk umum)”, sebuah karya komik strip kritis dan satir yang setiap episodenya muncul rutin di fanpage facebook yang telah dilike oleh lebih dari 120 ribu orang. Sebelum berkiprah di dunia komik, Haryadhi sempat menjuarai berbagai kompetisi diantaranya :

Juara 1 lomba desain T-shirt “Preshrunk” (2008)
Juara 1 lomba desain cover album siaga bencana, (2008)
Juara 2 lomba desan cover trax magz (2008)
Juara 1 lomba kartun POSKOTA (2011)
Juara 2 lomba video ucapan ultah Trans TV ke-9 (animasi) (2011)
Selain membuat komik di social media, Haryadhi juga memiliki karya komik cetak yang telah diterbitkan.

Pertama, KOSTUM : SERATOES PLOES ASPIRASI (2013) – terbitan m&c! Koloni Gramedia, yang isinya mengkarikaturkan dan menjembatani aspirasi dari seratus lebih warga Indonesia.
Kedua, SETAN JALANAN #1 – (2014) – terbitan Cendana Art Media. Disini Haryadhi dipercayakan sebagai Art Director dan Illustrator, oleh Franki Indrasmoro sebagai kreator dan penulis cerita. SETAN JALANAN karya duo ini berhasil menyabet gelar “Karakter Terbaik” di Kosasih Award 2014.

Dalam versi awal, Kostum terbit dalam bentuk 3 panel. Dengan membawakan cerita yang sederhana namun penuh sindiran akan kondisi masyarakat terkini, komik ini juga dilengkapi dengan footer kecil yang memberi penjelasan terhadap kejadian dalam komik. Sekedar jaga-jaga jika ada yang tidak mengerti dengan "maksud tersembunyi" yang dijadikan inti cerita dalam komik.

Kostumlama1
kostumlama2
kostumlama3
kostumlama8
kostumlama4
kostumlama7
kostumlama5

Pada versi lanjutan, Kostum mengubah bentuk ukuran panel menjadi lebih lebar dan cukup digunakan untuk format panel 4x4 standar. Haryadi kadang menggunakan kombinasi warna header yang berbeda jika sedang membahas permasalahan yang spesifik. Warna hijau biasanya digunakan Haryadi jika sedang membahas situasi lingkungan hidup Indonesia. Salah satunya: Kelapa Sawit.

kostum5

kostum13
kostum15
kostum16

Secara umum, Kostum tampil menggunakan header berwarna merah terang. Cerita-cerita yang dibawakan oleh Haryadi tidak pernah jauh-jauh dari situasi politik, ekonomi dan sosial negara kita. Haryadi seolah ingin menunjukkan fenomena yang sedang hangat dibicarakan oleh publik dari sudut pandangnya. Meski terkadang sindiran yang dilakukan oleh Haryadi pada komiknya akan terasa sangat pedas, bagi orang-orang tertentu.

kostum21
kostum14
kostum10
kostum6
kostum-telolet
kostum26
kostum27

Perubahan warna header Kostum menjadi kecoklatan dimulai pada awal tahun 2017. Perubahan ini dilakukan semata-mata karena adanya isu paham Komunis yang kian merebak di masyarakat. Meski sebenarnya tidak ada yang salah dengan menggunakan warna merah, tapi yah, kelihatannya Haryadi tidak ingin komiknya menjadi terlihat begitu mencolok di tengah suasana masyarakat yang sedang panas.

kostum4

kostum3
kostum2
kostum1

No comments:

Post a Comment